Jamu Alternative Untuk Obat Katarak

Ramuan Tradisional obat katarak

Katarak, anda sudah sering dengar dan tidak ajaib lagi sebagai penyakit mata di Indonesia yang sangat besar ditemukan mengingat negara kita yang tropis ini memiliki kesempatan untuk menatap sinar berbahaya matahari khususnya ultra violet demikian besarnya. Daerah pesisir pantai yang amat panjang dan kawasan pertanian yang begitu luas menawarkan keadaan khusus bagi penduduk di kawasan tersebut. Walupun penyakit ini penyebab utamanya ialah degeneratif yaitu penuaan yang biasanya menyerang pada orang bau tanah dengan usia diatas 50 tahun, namun demikian untuk usia muda bahkan anak atau bayi gres lahirpun sanggup terkena penyakit ini.

Harusnya mata kita itu jernih yang disebut kristaline lens itu berarti lensa ini bagaikan kristal jadi bening dan jernih (kayak iklan operator seluler ya….), namun dengan peprkembangannya sebab rangsangan/keadaan sesuatu maka lensa itu mengalami kekeruhan dengan lambat ataupun cepat dan tentu lama-kelamaan akan mengganggu penglihatan.

Selain usia hal lain yang mendorong lensa itu keruh ialah penyakit yang dideritanya, misal hypertensi, diabetes melitus/kencing manis, asam urat dll.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah katarak, kalau kita memeriksa penyebabnya maka hindari penyebab itu, misal bila kita bekerja sehari-hari dengan hamparan sinar matahari (ultra violet) maka gunakan lensa atau kacamata hitam/sunglass, topi, payung dll. Anda mungkin tahu bahwa penduduk kampung para petani menggunakan caping (topi yang lebar terbuat dari anyaman bambu- dulu juga saya pakai ketika di sawah he he ehe) itu bekerjsama sangat beremanfaat sekali untuk urusan katarak ini, walaupun hal itu tanpa disadari oleh para petani yang secara umum hanya difungsikan sebagai pelindung dari panas dan hujan saja.

Selain itu tentu konsumsi buah dan sayuran (bagaimanapun makanan itu yang menciptakan kita sehat atau sakit). Tentu dalam teori selalu makanlah dengan gizi yang seimbang, jangan lupa makan sayur dan buah sebab disitulah tempatnya zat atau pigmen yang disebut karetenoid yang oleh badan sangat dihunakan untuk memperhatikan fungsi penglihatan. Sayur dan buah itu sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk segar atau paling tidak sanggup juga dengan mengkonsumsi vit A, C dan E.

Buat yang sudah terlanjur katarak maka hanya sanggup dengan Operasi Katarak dengan cara lensa yang keruh itu diangkat dan diganti dengan lensa tanam. Bagi yang punya tekanan darah tinggi harus dinormalkan dulu, begitu juga bagi penderita diabetes melitus.

Sekarang ada jamu atau obat tradisional yang walaupun diyakini sanggup menghambat katarak namun tidak sanggup diproduksi dalam bentuk obat tetes, sebab ada ketentuan dari DepKes Ri dengan keputusan No. 570/D/SK/77 yang melarangnya… wah itu Keputusan dah usang banget… belum ada penggantinya yaaa.

Untuk itu yang mungkin pernah anda jumpai di kawasan ialah ramuan jamu tradisional yang sanggup diminum (katanya untuk memperlambat kataraknya). Ramuan itu adalah:

  • Daun Poncosudo 25 gram, daun trawas 7 gram, adas 5 gram, daun jinten 10 gram, daun sendok 8 gram, pulasari 7 gram dan air 2 gelas. Semua materi di rebus sampai mendidih, api matikan dan biarkan tertutup, sesudah hangat saring dan minum 2x sehari 1 gelas.
  • pilihan lain: herba meniran 25 gram, daun kembang sepatu 15 gram, herba sambiloto 30 gram, direbus dengan 2 gelas, proses selanjutnya sama dengan diatas
  • Kalau materi diatas susah didapat, daun sambiloto satu genggam dan daun iler 5 lembar direbus dengan 2 gelas air
  • Bila masih tidak ketemu materi diatas, wortel 2 batang dan ubi jalar diparut ditambah air dan diperas, ditambah madu diminum 2x sehari 3/4 gelas.

Untuk balasannya belum tahu dan kelihatannya semua materi itu ialah flora yang tidak beracun jadi kalaupun di coba yaaa gak masalah. Namun pastikan dengan banyak sekali gosip apakah materi diatas berbahaya tidak. ok sobat.....


Post a Comment

1 Comments